Marquee

:: Selamat Datang! Semoga Anda mendapatkan yang Anda cari.. :: Terima Kasih telah berkunjung :) :: Welcome! I hope you can find what you need here :: Thank You for your visits :) ::

Jumat, 13 Desember 2013

PENGARUH NATRIUM KARBOKSIMETILSELULOSA SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK EMULGEL ANALGETIK DENGAN ZAT AKTIF METIL SALISILAT DAN MENTOL

Karya Tulis Ilmiah

oleh :
Dri Saputri Ana Iskandi Budi Astiwi Ningrum
NIM : 09.0065

Abstrak

Metil salisilat dikenal sebagai couter irritant yaitu penghilang rasa sakit yang disebabkan oleh nyeri organ dalam sehingga menyebabkan nyeri pada permukaan kulit. Mentol berkhasiat sebagai couter irritan serta rubifacient atau penghangat. Kedua zat aktif ini dikombinasikan untuk menghilangkan rasa nyeri pada otot yang dibuat dalam bentuk sediaan emulgel. Natrium karboksimetilselulosa (Na CMC) merupakan bahan pembentuk gel yang yang dapat mempengaruhi karakteristik fisik emulgel, untuk itu perlu diteliti pengaruh Na CMC terhadap karakteristik fisik emulgel analgetik Metil salisilat dan Mentol. Konsentrasi Na CMC yang digunakan dalam penelitian ini adalah 3%, 4% dan 5%. Karakteristik fisik sediaan emulgel yang diuji meliputi: organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan daya proteksi. Hasil pengujian dianalisis dengan menggunakan dua cara yaitu pendekatan teoritis yang membandingkan hasil pengujian dengan pustaka dan pendekatan statistik menggunakan uji Anova dengan uji beda regresi. Taraf kepercayaan yang digunakan adalah 95%.
Hasil penelitian menunjukkan Na CMC berpengaruh terhadap daya lekat dan daya sebar emulgel, namun tidak berpengaruh terhadap organoleptis, homogenitas, pH dan daya proteksi. Semakin tinggi konsentrasi Na CMC yang digunakan, maka daya lekatnya akan semakin tinggi dan kontak obat dengan kulit akan semakin lama sehingga efek terapi yang diharapkan dapat tercapai secara optimal. Na CMC dengan konsentrasi yang semakin tinggi memiliki daya sebar yang rendah, oleh karena itu dalam penggunaannya memerlukan tekanan yang lebih tinggi agar efek terapi yang di harapkan dapat tercapai secara maksimal.

Kata kunci: Na CMC, Metil salisilat, Mentol, karakteristik fisik emulgel.


Abstract

Methyl salicylate is known as a counter irritant caused by the pain of internal organs, causing pain on the skin surface. Menthol has efficacious as counter irritant rubifacient or warmers. Both active substances are combined to relieve pain in muscles that are made in the emulgel form. Sodium carboxymethylcellulose (Na CMC) is a gel-forming material that can affect the physical characteristics of the emulgel, it is necessary to study the influence of Na CMC on physical characteristics emulgel of Methyl salicylate and Menthol analgesic. Na concentration of CMC used in this study is 3%, 4% and 5%. Physical characteristics of the tested preparations emulgel include: organoleptic, homogeneity, pH, spreading capacity, adhesion and protection capacity. The test results are analyzed by using two ways: a theoretical approach that compares the test results with the literature and statistical approach using ANOVA test with different test regression. Confidence level used is 95%.
The results showed Na CMC effect on the adhesion and the spreading emulgel, but had no effect on organoleptic, homogeneity, pH, and protection capacity. The higher the concentration of Na CMC is used, its higher the adhesion level and drug contact with the skin so that the longer the expected therapeutic effect can be achieved optimally. Na CMC with higher concentrations having low dispersive power, and therefore its use requires a higher pressure so that the therapeutic effect is expected to reach its full potential.

Key words: Na CMC, Methyl salicylate, Menthol, the physical characteristics of the emulgel.

Download Full Text Here : DOWNLOAD



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar